Ketua kelompok pendukung setia PSPS, Asykar Theking, Nasrul SH mengharapkan manajer PSPS yang akan membawa PSPS berlaga di kompetisi sepakbola nomor wahid di Indonesia atau Liga Super mendatang harus kreatif.
Kreatif dimaksud adalah orang yang benar-benar mempunyai link yang kuat dengan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Pekanbaru dan Riau dan mempunyai loby yang bagus pula. ‘’Siapa pun yang menjadi manajer PSPS musim depan harus lah orang yang benar-benar loyal dan kreatif untuk masa depan PSPS selama kompetisi,’’ ujar Nasrul kepada Riau Pos, Senin (4/7).
Hal ini diutarakan Nasrul, karena mulai kompetisi musim depan, sudah hampir dipastikan bahwa PSPS tidak akan lagi mendapat suntikan dana dari APBD, karena hal ini sudah ada larangan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Seperti diketahui selama ini PSPS mengandalkan APBD Kota Pekanbaru.
‘’Kita mendukung putusan tak boleh menggunakan APBD. Jadi memang sudah saatnya PSPS mandiri seperti dilakukan klub-klub sepakbola profesional lainnya. Meski demikian, kita juga mengharapkan kepada pemerintah untuk memberikan jalan supaya perusahaan-perusahaan yang ada bisa membantu,’’ katanya lagi.
Disinilah peran seorang manajer sangat diperlukan bagaimana bisa “menjual” PSPS supaya bisa mendatangkan banyak dukungan dari perusahaan besar itu. ‘’Selama ini kan manajer hanya mengelola anggaran yang diturunkan dari APBD,’’ jelasnya.(agustiar/riaupos)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar